Puasa Tingkat Pemula Sekedar Mengekang Biologis


Jika melihat puasa dengan kacamata fikih, ibadah puasa bukanlah hal yang terlalu berat. Artinya dapat dilakukan oleh siapa saja termasuk anak-anak yang masih dibawah umur.

Puasa lahiriah berada dibatas minimal sebuah kewajiban syariat, ketentuan yang harus dilakukan bersifat kongkrit dan dapat dirasakan secara jasmaniah, sebatas pengekangan biologi supaya tidak melaksanakan hal-hal yang dihentikan dalam puasa. Simak juga puasa 4 madzhab

Dalam kitab Ihya Ulumuddin, Imam Ghazali menyatakan kewajiban puasa dalam pandangan fikih ada lima:

  1. Meneliti awal bulan
  2. Niat melaksanakan puasa semenjak malam hari
  3. Menghindari masuknya sesuatu ke dalam badan dengan sengaja dalam keadaan ingat bahwa dirinya berpuasa
  4. Menghindari hal-hal yang menjadikan hadats besar
  5. Menghindari muntah yang disengaja

Menurut Imam Ghazali ketentuan fikih diatas masih jauh dari batas ideal sebuah ibadah puasa, ketentuan fikih dibentuk supaya sebuah anutan (puasa) dapat diterapkan untuk kalangan awam yang lalai dari Tuhan dan terpengaruhi oleh kepentingan duniawi.
Buat lebih berguna, kongsi: