Visi Indonesia ialah terwujudnya Indonesia yang jujur, mandiri, berkepribadian, dan berlandaskan gotong royong. Dalam hal ini, visi Pendidikan Islam ialah terwujudnya siswa yang cerdas, religius, kompetetif, demi mewujudkan masyarakat Indonesia yang sanggup bangun diatas kaki sendiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Berdasarkan visi tersebut, Kementerian Agama menurunkan menjadi misi yang bermuara pada tiga pilar, menyerupai pemerataan jalan masuk pendidikan, peningkatan mutu, tata kelola dan akuntabilitas. Program-program yang ada pada Ditjen Pendidikan Islam diadaptasi dengan misi tersebut.
"Beberapa tahun yang akan datang, terdapat perubahan nomenklatur pada PAI. PAI akan diperluas, bukan hanya pada sekolah, melainkan pada forum lain menyerupai LAPAS, Akademi Militer, Kelautan, dan kursus," tegas Ishom. Dalam konteks PAI, Ishom memberikan bahwa guru harus memahami beberapa regulasi yang berkaitan dengan dirinya.
Guru ialah pendidikan profesional, bukan ilmuwan yang meneliti dan berbagi ilmu. Pintar belum tentu menguasai kemampuan mengajar yang baik, kesudahannya harus mengetahui tatacara mengajar yang baik, keterampilan mengajar harus sering di-update. Kompetensi guru, dalam hal ini, yang harus dikembangkan ialah kompetensi pedagogik. "Guru harus benar-benar paham dalam berbagi pembelajaran," lanjut Ishom. Sekarang ini, kita krisis guru yang cerdas mengajar. Kompetesi pedagogik sekarang menjadi hal yang menjadi sorotan terutama berkaitan dengan degradasi kompetensi ini.
Penguasaan materi penting juga dengan memperbaharui ilmu yang akan diajarkan oleh guru. Materi yang diajarkan juga harus selalu di-update, alasannya ilmu pengetahuan mengalami perkembangan sesuai perubahan zaman. Kemampuan ini termasuk pada pengembangan kompetensi profesional. Selain itu, kompetensi kepribadian terutama integritas dalam keilmuan harus ditingkatkan. Kompetensi sosial dituntut pula untuk ditingkatkan.
Revolusi mental di Kemenag dikembangkan dengan 5 budaya kerja, yaitu integritas, kreatifitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.
Buat lebih berguna, kongsi: