Tips Menghafal Saldo Normal Akun Dengan Jari Tangan

Saldo Normal Akun - Bagi seseorang yang bergelut dalam akuntansi wajib hukumnya Paham wacana saldo normal setiap akun atau rekening.

Kedudukan saldo normal akun dalam akuntansi sangat penting alasannya ialah saldo normal rekening menjadi cikal bakal proses akuntansi

Apabila saldo normal akun dikuasai dengan baik maka bukti transaksi keuangan sanggup dianalisa dengan sempurna sehingga akan menghasilkan warta keuangan yang akurat, sebaliknya apabila saldo normal akun tidak dikuasai dengan baik maka memungkinkan terjadinya kekeliruan dalam menganalisa bukti transaksi sehingga menjadikan terjadinya kekeliruan pada warta keuangan yang dihasilkan.

Begitu pentingnya penguasaan saldo normal akun sehingga apabila dibentuk perumpamaan saldo normal akun menyerupai hati dalam badan manusia, apabila hati insan itu baik maka akan menghasilkan perbuatan yang terpuji namun apabila hati insan rusak maka akan menghasilkan perbuatan yang tercela.

Seperti apakah saldo normal akun?? dan bagaimana cara menguasainya? hal inilah yang akan dibahas dalam Akuntansi Pendidik dalam artikel yang berjudul Tips menghafal saldo normal akun

Ide pebuatan artikel tips menghafal saldo normal akun berasal dari adanya fakta bahwa dalam kalangan peserta didik baik siswa maupun mahasiswa masih terjadi kebingungan dikala menganalisa bukti transaksi keuangan.

Misalnya dikala didiberi pertanyaan "apabila perusahaan mendapatkan pendapatan dari jasa yang didiberikannya kepada pelanggan, maka posisi pendapatan debit atau kredit?" atau pertanyaan "apakah saldo normal pendapatan?"

Apabila pertanyaan tersebut didiberikan kepada siswa yang gres mempelajari mata pelajaran akuntansi kemudian pertanyaan tersebut dijawaban dengan jawabanan yang salah maka masih dianggap wajar, namun apabila pertanyaan tersebut didiberikan kepada siswa kelas XII IPS atau mahasiswa akuntansi yang seharusnya sudah mempunyai pengetahuan akuntansi yang mumpuni, akan tetapi pertanyaan tersebut dijawaban dengan jawabanan yang salah maka ini ialah sangat keterlaluan.

Namun fakta menandakan masih banyak para siswa dan mahasiswa yang masih belum sempurna atau tidak sempurna dalam memilih saldo normal akun, atas dasar ini maka penulis diberinisiatif memdiberi tips sederhana untuk menghafal saldo normal akun, dengan impian sanggup meningkatkan penguasaan wacana saldo normal akun, baik akun harta, utang, modal, pendapatan maupun beban.

Sebelum dibahas wacana tips dalam menghafal saldo normal akun, terlebih lampau akan dipaparkan wacana kelompok akun-akun yang dipergunakan dalam pencatatan akuntansi secara garis besar.

Dalam akuntansi dikenal lima Kelompok akun yaitu Harta, Utang, Modal, Pendapatan dan Biaya atau Beban. Kelima kelompok akun tersebut masing-masing mempunyai golongan akun dan jenis akun serta saldo normal masing-masing rekening, untuk lebih jelasnya simaklah pemaparan diberikut ini:



Saldo Normal Akun Harta (Aktiva atau asset)

Akun Harta ialah kelompok akun yang pertama sehingga didiberikan isyarat angka satu (1). Akun harta mempunyai beberapa golongan akun antara lain golongan harta lancar, harta tetap dan harta tak berwujud. Dari golongan akun harta mempunyai masing-masing jenisnya antara lain harta lancar jenisnya mencakup kas, piutang, perlengkapan dan sebagainya, harta tetap jenisnya mencakup tanah, gedung, kendaraan, mesin produksi dan sebagainya, harta tak berwujud jenisnya mencakup hak paten, good will, trade mark dan sebagainya.

Semua akun yang termasuk kelompok harta mempunyai saldo normal "Debit", sehingga setiap terjadi transaksi yang menimbulkan penambahan atau peningkatan harta akan dicatat dalam jurnal pada posisi debit begitu juga sebaliknya apabila terjadi transaksi yang menjadikan pengurangan harta atau penurunan harta dicatat dalam jurnal pada posisi kredit.

contohnya pada tanggal 19 Desember 2017 CV Efi tailor membeli mesin jahit secara tunai dengan harga Rp 4.000.000.

Analisa transaksi:
Transaksi yang dilakukan CV Efi tailor menjadikan akun harta bertambah dan akun harta berkurang. Akun harta yang bertambah dalam hal ini yaitu "mesin jait" sedangkan akun harta yang berkurang berjenis "kas".

Karena akun harta yang berjenis mesin jahit bertambah maka dicatat di posisi debit sedangkan akun kas diposisi kredit alasannya ialah terjadi pengurangan, Sehingga jurnal umum yang dibentuk ialah sebagai diberikut:
Mesin jahit................Rp 4.000.000  
            Kas ..................................Rp 4.000.000

Saldo Normal Akun utang (Liability)

Akun utang ialah kelompok akun yang kedua sehingga didiberikan isyarat angka dua (2). Akun utang mempunyai beberapa golongan antara lain utang jangka pendek dan utang jangka panjang.

Utang jangka pendek jenisnya antara lain utang penghasilan, utang usaha, utang bank kurang dari satu tahun dan utang jangka panjang jenisnya antara lain utang bank lebih dari satu tahun, utang obligasi dan sebagainya.

Semua akun yang termasuk kelompok utang mempunyai saldo normal Kredit, sehingga setiap terjadi transaksi yang menimbulkan penambahan utang atau peningkatan utang akan dicatat dalam jurnal pada posisi kredit begitu juga sebaliknya apabila terdapat penurunan utang atau pelunasan utang maka utang akan dicatat diposisi debit.

misal Pada tanggal 20 Desember 2017 CV efi membeli perlengkapan jahit secara kredit dengan nominal Rp 1000.000

Analisa transaksi:
Transaksi pembelian perlengkapan jahit secara kredit menjadikan utang bertambah sehingga dikala dicatat dalam jurnal akun utang berada diposisi kredit sedangkan yang di posisi debit ialah perlengkapan jahit alasannya ialah teradinya penambahan atau munculnya harta yaitu perlengkapan jahit.

Jurnal umum yang dibentuk ialah sebagai diberikut:

Perlengkapan jahit .............Rp 1000.000
   Utang perjuangan ............................Rp 1000.000

Saldo Normal Akun Modal (Ekuity)

Akun modal ialah kelompok akun yang ketiga, sehingga didiberi isyarat angka tiga (3). Akun Modal mempunyai saldo normal kredit, sehingga apabila terjadi peningkatan modal akan dicatat pada posisi kredit sebaliknya apabila terjadi transaksi yang menurunkan modal maka modal akan dicatat pada posisi debit.

misal transaksi yang menambah atau meningkatkan modal ialah transaksi penyetoran modal pemilik.

contohnya pada tanggal  21 Desember 2017 sekutu pasif CV efi tailor menyetorkan modal komplemen berupa uang tunai sebesar Rp 10.000.000.

Analisa Transaksi:
Transaksi penyetoran penambahan modal menjadikan modal bertambah sehingga dikala dicatat dalam jurnal umum akun modal dicatat pada posisi kredit. Jurnal umum yang dibentuk ialah sebagai diberikut:
Kas .......................Rp 10.000.000
    Modal Pemilik ...............Rp 10.000.000

Saldo Normal Akun Pendapatan (Income)

Akun Pendapatan ialah kelompok akun yang ke empat, sehingga didiberi isyarat angka empat (4). Akun pendapatan mempunyai dua golongan yaitu golongan pendapatan usaha, jenisnya antara lain pendapatan service dan pendapatan diluar usaha, jenisnya antara lain pendapatan bunga bank.

Pada perusahaan jasa pendapatan atau penghasilan utama berasal dari pendapatan jasa sedangkan pada perusahaan dagang pendapatanya atau penghasilan berasal dari penjualan barang dagangan.

Semua akun yang termasuk pada kelompok pendapatan mempunyai saldo normal kredit, sehingga apabila terjadi peningkatan atau penambahan pendapatan dicatat dalam jurnal umum pada posisi kredit.

contohnya Pada tanggal 15 januari CV efi tailor mendapatkan pendapatan jasa dari pelanggan sebesar Rp 500.000.

Transaksi penerimaan pendapatan menjadikan pendapatan meningkat sehingga dikala dicatat dalam jurnal umum akun pendapatan jasa dicatat pada posisi kredit. Jurnal umum yang dibentuk ialah sebagai diberikut:
Kas ..................Rp 500.000
     Pendapatan Jasa........Rp 500.000

Saldo Normal Akun Biaya dan beban (Cost dan expense)

Akun biaya dan beban ialah kelompok akun yang kelima, sehingga didiberi isyarat angka lima (5). Akun biaya dan beban mempunyai dua golongan yaitu biaya atau beban usaha, jenisnya antara lain biaya angkut, biaya penghasilan, biaya pembelian peralatan dan sebagainya dan biaya atau beban diluar usaha, jenisnya antara lain beban bunga, beban penyusutan dan sebagainya.

Semua akun yang termasuk kelompok biaya atau beban mempunyai saldo normal debit, sehingga apabila terjadi peningkatan biaya atau beban dicatat dalam jurnal umum pada posisi debet.

contohnya pada tanggal 30 januari CV efi tailor membayar biaya penghasilan karyawan sebesar Rp 2000.000.

Analisa transaksi:
Transaksi pembayaran biaya penghasilan menjadikan biaya meningkat atau bertambah sehingga dikala dicatat dalam jurnal umum akun biaya penghasilan dicatat pada posisi debet. Jurnal umum yang dibentuk ialah sebagai diberikut:
Biaya Gaji ................Rp 2000.000
                   Kas.........................Rp 2000.000
Dari pemaparan wacana golongan akun harta (H), utang (U), Modal (M), Pendapatan (P) dan Beban (B) di atas maka secara disngkat sanggup disimpulkan saldo normal dari akun-akun tersebut yaitu sebagai diberikut:
Harta mempunyai saldo normal Debit
Utang mempunyai saldo normal Kredit
Modal mempunyai saldo normal Kredit
Pendapatan mempunyai saldo normal Kredit
Biaya atau beban mempunyai saldo normal Debit
Sesudah dipaparkan secara lengkap wacana pemahaman saldo normal akun, selanjutnya akan dipaparkan tips untuk menghafal saldo normal akun, dibutuhkan dengan tips ini saudara tidak akan lupa saldo normal setiap akun sehingga saudara sanggup menganalisis bukti transaksi keuangan secara tepat.

Tips Menghafal Saldo Normal Akun dengan 5 Jari Tangan

Tips untuk menghafal saldo normal akun yang akan dibahas diartikel ini ialah tips yang sederhana yaitu dengan memanfaatkan jari-jari tangan, sehingga apabila kita lupa saldo normal akun maka kita sanggup segera mengingatnya dengan melihat jari tangan kita.

Tahap pertama untuk menghafal tips ini ialah kita umpamakan ibu jari kita ialah akun harta, jari telunjuk sebagai akun utang, jari tengah sebagai akun modal, jari elok ialah akun pendapatan dan terahir jari kelingking sebagai akun biaya dan beban. Lebih jelasnya lihat gambar diberikut ini:

 Bagi seseorang yang bergelut dalam akuntansi wajib hukumnya Paham wacana saldo normal se TIPS MENGHAFAL SALDO NORMAL AKUN DENGAN JARI TANGAN

Tahap diberikutnya kita tarik atau lipat jari telunjuk sebagai akun utang, jari tengah sebagai akun modal dan jari elok sebagai akun pendapatan ke dalam telapak tangan, sehingga tangan kita posisinya menyerupai gambar diberikut ini:

 Bagi seseorang yang bergelut dalam akuntansi wajib hukumnya Paham wacana saldo normal se TIPS MENGHAFAL SALDO NORMAL AKUN DENGAN JARI TANGAN

Gambar jari tangan diatas bermakna ibu jari sebagai lambang akun harta dan jari kelingking sebagai lambang beban mempunyai saldo normal Debit, sedangkan jari telunjuk, jari tengah dan jari elok yang melambangkan akun utang, modal dan pendapatan mempunyai saldo kredit.

melaluiataubersamaini demikian apabila saudara lupa dengan saldo normal akun H,U,M,P,B maka saudara tinggal membuka telapak tangan kemudian melipat jari telunjuk, jari tengah dan jari kelingking menyerupai gambar di atas serta menerjemahkan bahwa ibu jari dan jari kelingking sebagai lambang harta dan beban saldo normalnya "debit" sehingga apabila terjadi penambahan pada harta atau beban dicatat pada posisi debit, sedangkan jari yang dilipat yang terdiri dari jari telunjuk, jari tengah dan jari elok melambangkan akun utang, modal dan pendapatan mempunyai saldo normal "kredit", sehingga apabila terjadi penambahan pada utang, modal dan pendapatan dicatat pada posisi kredit.

melaluiataubersamaini kalimat yang lebih singkat jari yang tidak dilipat (Harta dan beban) saldo normalnya debit sedangkan jari yang dilipat (U, M, P) saldo normalnya kredit.

Agar Anda Semakin Jelas Silahkan lihat Video Tutorial Akuntansi Berikut ini :
Sesudah menguasai tips ini dimasukankan untuk menguatkan pemahaman saudara wacana saldo normal akun dengan  tes menyusun jurnal umum. Demikianlah pembahasan tips menghafal saldo normal akun dengan memakai jari tangan, supaya bermanfaa untuk anda.
Buat lebih berguna, kongsi: