Kondisi global dunia ini semakin hari semakin berkembang dengan sangat pesat dan dengan perkembangan itu membuat seluruh cuilan di dunia ini hampir menyatu di dalam sebuah komunitas tunggal dengan teknologi komunikasi serta teknologi info yang menjadi jembatan penyambung di seluruh dunia. melaluiataubersamaini semakin kecilnya sekat-sekat demografi ini, menjadikan adanya sebuah tuntutan untuk menampilkan transparansi yang ada di tiruana bidang, terutama pada cuilan akuntansi. Dan yang menjadi salah satu dari pramasukana yang penting untuk mencapai tranparansi tersebut yaitu Standar akuntansi keuangan. Standar akuntansi keuangan ini kalau diibaratkan bagaikan sebuah cermin, dimana saat kondisi bisnis sedang dalam kondisi yang baik, maka cermin ini akan menampilkan hal yang baik pula dan begitu pula sebaliknya.
Oleh sebab itu, IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) yang ialah wadah profesional para akuntan yang ada di Indonesia selalu tanggap dengan fenomena yang ada di negeri ini, terutama di bidang dunia perjuangan serta profesi.
melaluiataubersamaini kawalan dari IAI ini setidaknya ada sekitar 3 tonggak sejarah di dalam perkembangan sitem akuntansi keuangan ini. Sejarah pertama yaitu di tahun 1973 saat menjelang pengaktifan pasar modal yang ada di Indonesia. Ini lah periode pertama saat IAI melaksanakan kodifikasi terkait prinsip serta standar akuntansi di Indonesia.
Berikutnya, tonggak sejatah yang kedua yaitu yang terjadi pada tahun 1984 yang saat itu komite PAI merevisi hal yang paling fundamental dari PAI 1973 serta juga melaksanakan kodifikasi ulang yang mana kodifikasi ini bertujuan untuk melaksanakan pembiasaan di dalam ketentuan akuntansi yang diselaraskan dengan perkembangan teknologi di dunia perjuangan yang semakin cepat.
Tonggak sejarah yang ketiga terjadi di tahun 1994, yang mana saat itu PAI melaksanakan sebuah revisi total secara keseluruhan dari PAI 1984 dan juga melaksanakan kodifakasi ulang. Selain itu di tahun 1994 ini, IAI sudah mempersembahkan sebuah keputusan untuk melaksanakan sebuah harmonisasi dengan sistem standar akuntansi yang berlaku secara internasional. Sehingga diharapkan sebuah adapatasi dan juga adopsi untuk mencapai kovergensi di beberapa tahun ke depan.
Kesimpulan
Standar akuntansi keuangan akan selalu mengalami perkembangan secara berkesinambungan, untuk beradapatasi dengan perubahan global yang terjadi dan perubahan di dunia ini.
melaluiataubersamaini kawalan dari IAI ini setidaknya ada sekitar 3 tonggak sejarah di dalam perkembangan sitem akuntansi keuangan ini. Sejarah pertama yaitu di tahun 1973 saat menjelang pengaktifan pasar modal yang ada di Indonesia. Ini lah periode pertama saat IAI melaksanakan kodifikasi terkait prinsip serta standar akuntansi di Indonesia.
Berikutnya, tonggak sejatah yang kedua yaitu yang terjadi pada tahun 1984 yang saat itu komite PAI merevisi hal yang paling fundamental dari PAI 1973 serta juga melaksanakan kodifikasi ulang yang mana kodifikasi ini bertujuan untuk melaksanakan pembiasaan di dalam ketentuan akuntansi yang diselaraskan dengan perkembangan teknologi di dunia perjuangan yang semakin cepat.
Tonggak sejarah yang ketiga terjadi di tahun 1994, yang mana saat itu PAI melaksanakan sebuah revisi total secara keseluruhan dari PAI 1984 dan juga melaksanakan kodifakasi ulang. Selain itu di tahun 1994 ini, IAI sudah mempersembahkan sebuah keputusan untuk melaksanakan sebuah harmonisasi dengan sistem standar akuntansi yang berlaku secara internasional. Sehingga diharapkan sebuah adapatasi dan juga adopsi untuk mencapai kovergensi di beberapa tahun ke depan.
Kesimpulan
Standar akuntansi keuangan akan selalu mengalami perkembangan secara berkesinambungan, untuk beradapatasi dengan perubahan global yang terjadi dan perubahan di dunia ini.
Buat lebih berguna, kongsi: